-->

Imam Ghazali

Imam Al-Ghazali nama lengkapnya adalah Abu Hamid Muhammad Ibnu Muhammad Al-Ghazali, yang terkenal dengan hujjatul Islam (argumentator i...

Anas bin Malik


Anas bin Malik adalah urutan ketiga dari sahabat yang banyak meriwayatkan Hadis. Ada 2.286 Hadis yang iariwayatkan. Anas adalah khadam (pelayan) Rasulullah yang terpercaya. Ketika ia berusia sepuluh tahun, ibunya UmmSulaiman membawanya kepada Rasulullah s.a.w. untuk berkidmat. Ayahnya bernama Malik bin an Nadlir. Rasulullah s.a.w. sering bergurau denganya dan memanggilnya: “Hai pemilik dua telinga!” Rasulullah tidaklah bersikap seperti majikan kepada hambanya. Anas sendiri pernah berkata: “Rasulullah s.a.w. tidak pernah mendengar apa pun yang aku perbuat, mengapa aku melakukan ini dan itu. Beliau juga tidak pernah bertanya tentang sesuatu yang aku tinggalkan (tidak kerjakan), mengapa aku meninggalkanya.
Tetapi beliau selalu berkata: ‘ma sya’a Allahu kan wa ma lam yasya’lam yakun’ (Apa pun yang dikehendaki Allah, pasti terjadi. Dan apa yang tidak dikehendaki tidak akan terjadi).” Anas sendiri tidak pernah ikut pada peperangan badar yang akbar, karena usianya masih sangat muda. Tetapi ia banyak mengikuti peperangan sesudahnya.
Pada waktu Abu Bakar meminta pendapat  Umar mengenai pengangkatan anas menjadi pegawai di Bahrain, Umar memujinya: “Dia adalah anak muda yang cerdas dan bisa baca tulis.” Ia terkenal wira’i dan bertakwa, karena pergaulannya yang lama dengan rasulullah s.a.w. Pada hari-hari terakhir masa kehidupannya, Anas pindah ke basrah. Sebagian orang mengatakan bahwa kepindahanya itu karena ia terkena fitnah Ibn al-Asy’ats yang mendorong Hajjaj mengancamnya. Maka tidak ada jalan lain bagi Anas kecuali hijrah ke basrah, yang menjadikannya satu-satunya Sahabat Nabi di sana. Itulah sebabnya para ulama mengatakan: “Annas bin Malik adalah sahabat terakhir yang meninggal di basrah. Ia waafat pada tahun 93H dalam usia melampawi batas seratus tahun. Pada hari wafatnya, Muwarriq berkata: “telah hilang separuh ilmu. Jika ada seseorang yang suka memperturutkan kesenangannya bila berselisih dengan kami, kami berkata kepdanya: Marilah menghadap orang yang pernah mendengar daari Nabi s.a.w.’ Sanad paling shahih yang bersumber awalnya darinya ialah: Malik, dari az Zuhri, dari dia (Anas bin Malik). Sedangkan yang paling dla’if Dawud bin al Muhabbir, dari ayahnya (Al Muhabbir) dari Abban bin Abi Iyasy dari dia. [5]

Di antara jumlah tersebut , yang muttafaq’alaih sebanyak 168 buah , yang infarada bihi’l-Bukhary sebanyak 8 buah dan yang infarada bihi Muslim sebanyak 70 buah .[6]

0 Response to "Anas bin Malik"

Post a Comment

Popular Posts

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel