-->

Imam Ghazali

Imam Al-Ghazali nama lengkapnya adalah Abu Hamid Muhammad Ibnu Muhammad Al-Ghazali, yang terkenal dengan hujjatul Islam (argumentator i...

Abdullah bin Umar


Ibnu Umar masuk Islam bersama ayahnya saat ia masih kecil, dan ikut hijrah ke Madinah bersama ayahnya. Pada usia 13 tahun ia ingin menyertai ayahnya dalam Perang Badar, namun Rasulullah menolaknya. Perang pertama yang diikutinya adalah Perang Khandaq. Ia ikut berperang bersama Ja'far bin Abu Thalib dalam Perang Mu'tah, dan turut pula dalam pembebasan kota Makkah (Fathu Makkah). Setelah Nabi Muhammad meninggal, ia ikut dalam Perang Yarmuk dan dalam penaklukan Mesir serta daerah lainnya di Afrika.
Khalifah Utsman bin Affan pernah menawari Ibnu Umar untuk menjabat sebagai hakim, tetapi ia tidak mau menerimanya. Setelah Utsman terbunuh, sebagian kaum muslimin pernah berupaya membai'atnya menjadi khalifah, tetapi ia juga menolaknya. Ia tidak ikut campur dalam pertentangan antara Ali bin Abi Thalib dan Muawiyah bin Abu Sufyan. Ia cenderung menjauhi dunia politik, meskipun ia sempat terlibat konflik dengan Abdullah bin Zubair yang pada saat itu telah menjadi penguasa Makkah.

Periwayat hadits[sunting | sunting sumber]

Ibnu Umar adalah seorang yang meriwayatkan hadist terbanyak kedua setelah Abu Hurairah, yaitu sebanyak 2.630 hadits, karena ia selalu mengikuti ke mana Rasulullah pergi. Bahkan Aisyah istri Rasulullah pernah memujinya dan berkata:"Tak seorang pun mengikuti jejak langkah Rasulullah di tempat-tempat pemberhentiannya, seperti yang telah dilakukan Ibnu Umar". Ia bersikap sangat berhati-hati dalam meriwayatkan hadist Nabi. Demikian pula dalam mengeluarkan fatwa, ia senantiasa mengikuti tradisi dan sunnah Rasulullah, karenanya ia tidak mau melakukan ijtihad. Biasanya ia memberi fatwa pada musim haji, atau pada kesempatan lainnya. Di antara para Tabi'in, yang paling banyak meriwayatkan darinya ialah anaknya Salim dan hamba sahayanya, Nafi'.

Periwayatan paling banyak berikutnya sesudah Abu Hurairah adala Abdullah bin Umar. Ia meriwayatkan 2.630 Hadis. Abdullah adalah putera khalifah kedua, Umar bin Khathtab, dan saudara kandung Sayyidah Hafshah Ummul Mukminin. Ia salah seorang diantara orang-orang yang bernama abdullah (Al-Abadilah al-Arba’ah) yang terkenal sebagai pemberi fatwa. tiga orang lain ialah Abdullah bin Abbas, Abdullah bin Amr bin al-Ash, dan Abdullah bin az-Zubair.

Ibnu Umar dilahirkan tidak lama sesudah Nabi diutus. Umurnyasepuluh tahun ketika ikut masuk islam bersama ayahnya. Kemudian mendahului ayahnya, ia hijrah ke Madinah. Pada saat perang Uhud ia masih sangat muda, sehingga Rasululla saw menganggapnya masih terlalu kecil untuk ikut perang, dan tidak mengizinkanya. Tetapi setelah perang Uhud, ia banyak mengikuti peperangan, seperti perang Qadisiyah, Yarmuk, penaklukan Afrika, Mesir dan Persis, serta penyerbuan Basrah dan Madain.
Az-Zuhri tidak pernah meninggalkan pendapat ibnu Umar untuk untuk beralih kepada pendapat orang lain. Maliik az_zuhri berkata: ‘sungguh, tak ada suatupun dari utusan Rosulullah dan para Sahabatnya yang bersembunyi bagi ibnu Umar.’’ Ia meriwayatkan hadis dari Abu Bakar, Umar, Ustman, Sayyidah Aisyah, saudari kandungnya Sayyidah Hafshah, dan Abdullah bin Mas’ud. Yang meriwayatkan dari Ibnu Umar banyak sekali, di antaranya Said bin al-Musayyab, al-Hasan al-Basri, Ibnu Sirin, Nafi’, Mujahid, Thawus, dan Ikrimah. Ia wwafat pada tahun 73 H. ada yang mengatakan bahwa Al-Hajjaj menyusupkan seseorang ke rumahnya yang lalu membunuhnya.. dikatakan , mula-mula diracun, kemudian di tombak dan dirajam.[3]

Pendapaat lain mengatakan bahwa Ibnu Umar meninggal secara wajar. Informasi ini digunakan kebenaranya. Sanad yang paling sahih yang bersumber dari Ibnu Umar adalah yang disebut silsilah adz-Dzahab (Silsilah Emas), yaitu Malik, dari Nafi, dari Abdullah bin Umar. sedang yang paling dla’if: Muhammad bin Abdullah bi al-Qasim dari bapaknya, dari kakeknya dari Ibnu Umar.

Hadits Abdullah bin Umar yang beliau riwayatkan sebanyak 2630 buah tersebut diantaranya yang muttafaq ‘alaih, sebanyak 170 buah, yang infarada bihi’I-Bukhary sebanyak 80 buah dan yang infarada bihi Muslim sebanyak 31 buah.[4]

Pujian dari Sahabat[sunting | sunting sumber]

Kesalehan Ibnu Umar sering mendapatkan pujian dari kalangan sahabat Nabi dan kaum muslimin lainnya. Jabir bin Abdullah berkata: " Tidak ada di antara kami disenangi oleh dunia dan dunia senang kepadanya, kecuali Umar dan putranya Abdullah." Abu Salamah bin Abdurrahman mengatakan: "Ibnu Umar meninggal dan keutamaannya sama seperti Umar. Umar hidup pada masa banyak orang yang sebanding dengan dia, sementara Ibnu Umar hidup pada masa yang tidak ada seorang pun yang sebanding dengan dia".
Ibnu Umar adalah seorang pedagang sukses dan kaya raya, tetapi juga banyak berderma. Ia hidup sampai 60 tahun setelah wafatnya Rasulullah. Ia kehilangan pengelihatannya pada masa tuanya. Ia wafat dalam usia lebih dari 80 tahun, dan merupakan salah satu sahabat yang paling akhir yang meninggal di kota Makkah.


0 Response to "Abdullah bin Umar"

Post a Comment

Popular Posts

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel